Jumat, 19 Juni 2020

UAS B. Indonesia Dosen Pengampu Erwan K.

Nama : Aiyna salsa biella
NPM : 0119073331
Kelas : Reguler 2 A
Makul: B. Indonesia

Saya mengerjakan soal UAS  Yang  A





A.      Soal essay 5 soal
Kerjakan soal dibawah ini dengan tepat, cermat dan teliti!
1.      Mencegah  penyebaran virus corona  tidak lah  sulit. Kita hanya  harus disiplin, itu saja. Ketika akan  masuk kedalam  rumah, cuci tangan  terlebih dahulu. Hindarilah keramaian  yang  berdesak-desakan. Mengurangi  aktivitas  di luar  rumah dan hanya keluar  jika  ada  keperluan  mendesa  saja. Mungkin  kita  akan  mengalami kebosanan  di dalam  rumah, tetapi  kita  harus  menyadari  bahwa  dengan  berdiam diri di dalam rumah dapat  memutus  rantai  penyebaran. Oleh  karena itu, kita harus bepiki dan bertindak bijaksana agar virus tidak semakin  menyebar  dan  menambah kecemasan  di mana pun berada. Pemerintah  telah  mengimbau  agar  masyarakat Stay At Home  dalam  antrian  untuk  belajar, bekerja dan beribadah  di rumahsaja. Hal ini dilakukan agar masyarakat dapat menjaga jarak fisik atau yang biasa disebut dengan  Physical  Distancing. Sebagai agent of change, mahasiswa Indonesia mempunyai  kewajiban dalam membawa masyarakat menuju perubahan  yang lebih baik. Dalam konteks virus corona, mahasiswa wajib menjaga  kententraman masyarakat dari maraknya berita hoaks yang menyebar. Disinilah sesungguhnya peran seorang mahasiswa sebagai kaum terpelajar  yang  kritis. Menjadi mahasiswa harus cerdas, tidak boleh tergiring opini yang beredar ataupun informasi yang diperbincangkan oleh masyarakat. Mahasiswa juga tidak boleh apatis dalam menganalisa berita. Mengkroscek berita yang diterimanya harus terus ia lalukan. Sangat berbahaya jika mahasiswa malahikut-ikutan dalam menyeba rluaskan berita hoaks.  Oleh karena itu mahasiswa harus benar-benar menjadi filter ditengah masyarakat luas. Memberikan informasi yang akurat dan kredibel pada masyarakat dan menjadi garda paling depan masyarakat dalam mencegah maraknya berita hoaks virus corona.

Mari menjadi mahasiswa yang berperan dalam memberikan yang berperan dalam memberikan kontribusi ditengah pandemic yang menyelimuti negeri tercinta ini.


2.      Biaya pendidikan di Indonesia saat ini bisa dikatakan mahal. Walaupun pemerintah sudah memberikan bantuan, tetapi tetap saja para siswa wajib membayar biaya untuk keperluan sekolah, seperti seragam, baju, buku, dan sebagainya. Mahalnya biaya pendidikan tersebut tidak hanya pada sekolah dasar saja, tetapi juga sampai di perguruan tinggi. Banyak anak yang telah lulus dari SMA lebih memilih untuk bekerja dibandingkan dengan melanjutkan keperguruan tinggi, sehingga pendidikan di Indonesia tidak merata dan hanya terkonsentrasi pada yang mampu. Sedang kan bagi orang yang kurang mampu, pendidikan tingginya sebagai impianbelaka.

Terkaithal itu Pemerintah sudah mengumumkan Darurat Nasional COVID-19 sampai akhir Mei 2020. Hal ini dijelaskan di Bab IV tentang Kedaruratan Kesehatan Masyarakat dalam Pasal 10 sampai pasal 14. Selanjutnya pemerintah lakukan kebijakan atau langkah yang disebut Pembatasan Sosial (social distancing).Penjelasan ini ada di pasal 49 UU No 6 tahun 2018.Dalam pasal 56, 57 dan pasal 58 dijelaskan tentang Karantina atau lockdown RumahSakit.Ini dilakukan jika wabah bias dibatasi hanya  di  dalam satu atau beberapa rumah sakit saja. Rumah Sakit akan diberitanda garis batas dan dijaga aparat, dan mereka yang dikarantina akan dijamin kebutuhan dasarnya oleh pemerintah.

Saat ini yang dilakukan pemerintah adalah kebijakan pembatasan sosial alias social distancing skala besar.Hal ini diatur dalam pasal 59 UU Nomor 6 tahun 2018.PembatasanSosial berskala besar merupakan bagian dari upaya memutus wabah, dengan mencegah interaksi social skala besar dari orang-orang di suatu wilayah.

Pemerintah bias saja melakukan penutupan  took dan mall, penutupan  tempat hiburan yang banyak dikunjungi  orang, atau tindakan apapun yang tujuannya mencegah orang banyakberkumpul.Tetapi orang-orang masih bias berpergian, kekantor, kepasar, ke mall, kedokter, kerumah sakit, bahkan acara tertentu. Tinggal tergantung seberapa ketataturan pembatasan  sosialnya dibuat pemerintah. Jadi secara umum social distancing itu masih memungkin kan penyebaran virus terjadi karena pergerakan dan lalu lintas social manusia masih dibolehkan. Dalam situasi COVID-19 seperti yang terjadi di Indonesia saat ini, dengan korban yang terus bertambah hingga petugas medis pun menjadi korban seharusnya mengikuti perintah Undang-Undang memilih jalan Lockdown wilayah. Bukankah Dalam pasal 53, 54 dan 55 Undang-Undang nomor 6 tahun 2018 dijelaskan tentang karantina wilayah atau lockdown lokal.
3.
KATA BAKU
KATA TIDAK BAKU
Gawai
Gadget
Babysitter
Babysister
Tetikus
Mouse  computer
Netijen
Netizen
Selfi
Selfie
hiperling
Hyperlink
Daring
Online
Luring
Offline
Server
Server
Komediberdiri
Stand up comedy
Saltik
Salah ketik
Derau
Noise
Pratayang
Preview
Protofon
Handy talkie
Efektivitas
Efektif
Efisien
Efisien
Mikrofone
Microphone




4. Perkembangan  ilmu pengetahuan  terjadi  dengan  sangat pesat, bahkan para  ilmuan mengatakan  bahwa  ilmu  pengetahuan  tidak  pernah berkembang  secepat sekarang ini  yang  pada gilirannya  melahirkan  berbagai  spesialisasi  yang  makin  banyak jumlahnya . ( Manajemen  Internasional )  Oleh prof. Dr. Sondang P. Siagian, M.P.A.)) Kutipan  langsung  yang  lebih dari empat baris, Salah satu perkembangan yang  terjadi  dengan amat pesat adalah di bidang teknologi informasi. Bentuknya yang  paling  nyata dalam kehidupan  berorganisasi  adalah  di bidang  komputer. Perkembangannya  demikian  pesat sehingga:
a. usia satu generasi komputer makin pendek ;
b. jenis-jenis perangkat kerasnya makin beraneka ragam, mulai dari yang sederhana seperti electronic diary, electronic calculator, lap top,personal computer, hingga super computers;
c. aplikasinya yang makin beraneka ragam mulai dari perhitungan sederhana hingga aplikasi yang sangat rumit;
d. dukungan perangkat lunak dengan aneka ragam bahasanya;
e. harganya yang relatif makin murah;
Tidak dapat di pungkiri bahwa implikasi perkembangan teknologi informasi sangat luas. Yang jelas ialah bahwa informasi merupakan elemen yang kritikal sifatnya karena seluruh kegiatan organisasi didasarkan pada informasi ( Manajemen Internasional ) Oleh prof. Dr. Sondang P. Siagian, M.P.A.)). Kutipan tidak langsung . Sehubungan dengan hal itu Lyons ( 1977:19 ) menyatakan bahwa kata-kata di dalam leksikon merupakan suatu subklas yang disebut leksem. Lebih lanjut dinyatakan pula bahwa leksem adalah kata-kata atau frasa-frasa yang didaftarkan di dalam kamus di bawah entri yang berbeda ( Lyons, 1997:23 )
5.
      * P. Siagian, Sondang. 2006. MANAJEMEN INTERNASIONAL . Jakarta: PT. Bumi       Aksara.
    *Teguh Sulistiani, Ambar dan Roshidah. 2018. MANAJEMEN SUMBER DAYA                MANUSIA  PEDEKATAN TEORTIK DAN PRAKTIK UNTUK ORGANISASI PUBLIK.  Yogyakarta: Gava Media.
    * Diah Indriani Suwondo dan Eddy Madiono Sutanto. 2015.  Pengaruh  Lingkungan Kerja          dan Disiplin Kerja Terhadap Kinerja Karyawan. Jurnal Manajemen dan kewirausahaan,            17(  2 ),142.
     *  M. Syaiful Azwar dan Winarningsih.2016. Pengaruh Gaya Kepemimpinan, dan Riset       Manajemen, Jurnal Manajemen dan Kepemimpinan  5,(  3 ), 17-18.
* Dosen Pendidikan. 2020.  Manajemen sumber daya manusia. https://www.dosenpendidikan.co.id/manajemen-sumber-daya-manusia/ ( Diakses 17-Juni-2020 ) 21:30.
* Adib, 2009. Pengertian  dan Ruang Lingkup Manajemen Internasional. https://adib1.blogspot.com/2009/07/lebih-besar-dari-us-10.html?m+1 ( Diakses 17- Juni- 2020 ) 21:40.
* Panjaitan, natael. 2020. “Manajemen sehari”  di era new normal”. Dalam humaniora kompasina, Juni, 2020, Beyond bloging komlasina.
* Paramitha, hanifa. 2020. “ Social media marketing tingkatkan optimasi bisnis”.  Dalam Ekonomi  Kompasina, juni, 2020, Beyond bloging komlasina.



UAS B. Indonesia Dosen Pengampu Erwan K.

Nama : Aiyna salsa biella NPM : 0119073331 Kelas : Reguler 2 A Makul: B. Indonesia Saya mengerjakan soal UAS  Yang   A A.     ...